30 September 2016

Pasir Berbisik di Mui Ne

30 September 2016
Berbeda dengan dunes, atau padang pasir, yang ada di kawasan Gunung Bromo, Vietnam mempunyai dua padang pasir yang masing-masing berwarna putih dan merah atau dikenal dengan white dunes dan red dunes. Keduanya terletak di Mui Ne, kota kecil di sebelah timur Kota Ho Chi Minh.

Berangkat dari Ho Chi Minh dengan bus pukul 7 pagi dengan perkiraan waktu perjalanan 5 jam. Yang menjadi headline dalam perjalanan ini adalah: berangkat dengan menggunakan sleeper bus. Bus ini memungkinkan para penumpangnya untuk tidur selonjoran, mengingat waktu tempuh perjalanan yang dibutuhkan cukup lama. Bus ini memiliki 2 tingkat, yaitu atas dan bawah. Kalau berpergian dengan tas besar, lebih baik untuk ditaruh di bagasi saja karena di dalam bus, karena tidak memungkinkan untuk menaruh barang-barang lainnya di luar space untuk tiap-tiap penumpang. Di dalam bus pun, para penumpang diharuskan untuk melepas sepatunya untuk menjaga kebersihan sepanjang perjalanan.



Sayangnya, sepanjang perjalanan dan setibanya kami di Mui Ne, hujan deras masih saja menyambut kedatangan kami. Kami pun harus memundurkan jadwal dari semula pukul 14 harus sudah berangkat dengan menggunakan mobil jeep, menjadi berangkat pukul 15. Syukurlah, hujan tidak lama berhenti dan seakan menyilakan kami untuk pergi menuju dunes yang letaknya cukup jauh dari tempat kami menginap.

18 September 2016

Nagihnya Makan Phở Presiden

18 September 2016
Masih bicara soal Kota Ho Chi Minh, kota ini juga menyimpan banyak sekali kuliner-kuliner yang bisa dicoba. Phở 2000, yang terletak di bundaran Ben Thanh, pun menjadi salah satu tujuan kami. Bermodalkan review orang-orang dan niat baik, akhirnya kami bisa menemukan restoran ini yang agak terpencil dan ada di lantai 2. Konon, salah satu presiden AS, Bill Clinton, pernah datang dan makan pula di tempat ini. Jadi penasaran kenapa tempatnya gak dinamakan Phở Presiden aja.

Phở adalah makanan khas lokal yang terbuat dari tepung beras seperti mie yang bertekstur lebih tebal, mungkin seperti spageti, tapi disajikan dengan kuah yang berlebih. Gak sedikit toko yang menjajakan phở di sudut kota sekitar, selain banyak juga yang berjualan makanan lokal lainnya, seperti Banh Mi yang berbentuk seperti roti sandwich. Untuk phở, sebetulnya gak pernah makan phở sebelumnya, dan ini adalah kali pertamanya makan seumur hidup gue. Menunya bisa dibilang gak membingungkan. Karena kami hanya fokus: makan phở, dan hanya ada 2 pilihan antara mangkuk dengan porsi 1 atau 1,5. Karena kami sudah banyak berjalan ke sana ke sini hari ini, bisa disimpulkan pilihan mana yang kami pilih.

04 September 2016

Belanja Belanji di Ben Thanh Market

04 September 2016
Ben Thanh Market atau kerap disebut dengan bahasa aslinya, Cho Bến Thành, adalah pasar terbesar yang terletak di pusat kota Ho Chi Minh, Vietnam. Pasar ini adalah tujuan kami pertama kali datang ke Vietnam. Dengan menggunakan bus ber-AC dengan nomor 109, kami setibanya di Bandara Tan Shon Nat, Ho Chi Minh, langsung menuju Ben Thanh Market. Hanya dengan biaya 20 ribu Dong, kami telah sampai di Ben Thanh Market dengan sekitar 30 menit lama perjalanan. Ben Thanh Market mulai beroperasi dari pukul 7 pagi hingga 7 malam waktu setempat. Namun jangan khawatir, jika Anda baru bisa tiba pada saat malam hari, selepas pukul 7 malam akan bermunculan pasar-pasar kaget di sekitar Ben Thanh Market bagian luar. Mereka satu-tali-tiga-uang, alias sama saja, dengan pasar yang ada di dalam. Bedanya, mungkin pengaturannya yang tidak serapi seperti pasar di dalam.

"Ben Thanh Market memang diciptakan untuk turis seperti kalian". Itu adalah sepenggal perbincangan kami dengan satu rombongan trip ketika mengikuti city tour di Kota Ho Chi Minh. Ternyata memang, diperlukan keahlian khusus dalam menjajakan uang kita khususnya di pasar besar ini. Salah satu tips yang saya peroleh sebelum berangkat ke Vietnam adalah: Jangan berbelanja pada saat pagi hari. Konon, penjual di sana kerap mematok angka yang sangat jauh lebih tinggi jika kita adalah pembeli pertama di hari itu. Mungkin lebih kurang seperti yang dilakukan oleh penjual-penjual di sini, dianggap sebagai penglaris jualan mereka di hari itu.

 
◄Design by Pocket, BlogBulk Blogger TemplatesBlogger Blog Templates;