15 January 2012

Sore Gerimis

15 January 2012
Tempo hari, gue lagi di selasar masjid PJMI, siap-siap mau ke kampus buat ketemu temen-temen ba'da ashar. Sewaktu gue mau pake sepatu, tiba-tiba gerimis. Seketika bergumam dalam hati: "Yah, hujan lagi. Ini padahal udah sepatu terakhir gue karena yang lain basah kena hujan semua. Terus jaket sama tas juga mesti dicuci juga ntar, belom lagi kemungkinan buat sakitnya...."

Belum lama setelah itu, datang bapak-bapak tua, mungkin lebih tua dari bokap gue, sekitar 50-55 tahun keluar dari dalam masjid. Bapak-bapak ini memulai percakapan singkat dengan ramah ke gue.
Bapak-bapak Tua : "Yah gerimis lagi."
Gue: "Iya nih pak. Hujan terus yah dari kemarin." *semangat karena ada yang mengamini gumaman gue sebelumnya*
Bapak-bapak Tua: "Hahaha, udah musim hujan sih ya."

Bapak-bapak itu sambil menyiapkan tas pinggang, tas ransel, banyak pokoknya. Gue jadi penasaran mau kemana bapak-bapak itu. Gak lama dia ngomong.
Bapak-bapak Tua: "Itu dagangan saya udah banyak yang kena basah." (sambil menunjuk motornya yang penuh dengan dus-dus makanan ringan)

Oh. Bapak ini distributor nampaknya, yang mengantarkan dagangan ke toko-toko untuk dijual.
Bapak-bapak Tua: "Banyak yang gak mau nerima dagangannya karena kardusnya udah basah dan lecek."
Gue jadi mikir, ternyata nyuci sepatu, baju, tas gue yang kena basah itu belum ada apa-apanya dibandingin sama bapak-bapak yang mencari nafkah untuk keluarganya dengan membawa kardus-kardus makanan itu. Sebagai manusia, kita memang harus pandai-pandai bersyukur atas hal-hal kecil yang kita miliki dan Tuhan berikan ke kita.

Semoga sehat selalu dan sukses dalam pekerjaannya, Pak.

0 word(s) after:

Post a Comment

 
◄Design by Pocket, BlogBulk Blogger TemplatesBlogger Blog Templates;