22 September 2012

D'Brasco

22 September 2012
D'Brasco. Yak, itulah nama kelas gue di tingkat dua. Akuntansi 2B AntiRacism and AntiCorruption, kurang lebih begitulah artinya. Kelas ini berisi 36 orang yang sangat luar biasa. Seperti biasa, awal mula pertemuan ini masih kaku layaknya es beku yang baru keluar dari lemari es. Yang kami perluin adalah ice-breaking setiap harinya. Bersyukur, gak perlu waktu yang lama untuk kami saling mencair dalam suatu suasana. Baik suasana suka maupun sebaliknya. Kelas ini sangat beragam tingkah dan pola pikir serta kepribadiannya. Ada yang seorang aktivis, ikut organisasi sana organisasi sini, pemilik IP redup dan cerah tak terkira, seorang fotografer, sitcom addicted, yang nyaman dengan dirinya sendiri, maniak futsal, bulutangkis, dan voli, yang punya pemikiran luar biasa dibalik sikap pendiamnya, yang tidak pernah lepas dari "cak cuk cak cuk" nya setiap hari, orang yang menyimpan rahasia terbesarnya masing-masing, faseh banget jika harus bicara bahasa inggris, penggemar game komputer, seorang secret admirer sejak waktu-yang-tidak-boleh-disebutkan, seorang pekerja paruh waktu di waktu senggang kuliahnya, seorang penulis blog, pinter main musik, dan masih banyak lagi tipe-tipe yang tergabung disini, di kelas 2B. Ohya, dan di tahun ini, di kelas ini, akhirnya ada rider selain gue! Ada juga yang senasib dan sepenanggungan dengan gue, yaitu harus bolak-balik PP (Pulang-Pergi) rumah-kampus. Yang ngerasain pas sampe kampus tiba-tiba ada jarkom batal kuliah, jarkom jadi kuliah yang dateng cuma beberapa menit sebelum mulai, dan kalo jeda kuliah yang bikin harus ngemper di kosan-kosan orang yang beruntung pada hari itu buat nunggu waktu kuliah selanjutnya. Ternyata banyak juga yang harus PP di kelas ini, kayak Mamat, Sani, dan Joko. Walopun Dhika sama Arief katanya ditahun ketiga kuliah akhirnya PP juga. Hidup rider!

Kelas ini juga berkesempatan makrab di semester 4, dua hari satu malam di Anyer. Cukup banyak yang bisa ikut berpartisipasi dalam acara dari-kita, untuk-kita, dan oleh-kita ini.  Segala acara mulai dari main kartu sampe malem, ada juga yang "ketindihan" pas tidur, ada yang ditawarin pijat++ sama orang pantai di lantai atas, siram-siraman tepung, drama api unggun, games serta tuker-tukeran kado (dan random banget ada yang dapet buku tabungan), sampe dilempar ke pantai pun juga ada.

Read more>>
Buat gue, tingkat dua ini sama kayak gue di kelas 2 SMA dulu. Sama-sama kehidupan yang gak stabil banget. Masa-masanya bersenang-senang setelah tingkat 1 dan sebelum hectic-nya tingkat 3. Sama-sama disibukkan sama urusan organisasi non-kuliah. Sama-sama hancur juga untuk urusan akademis. Waktu di kelas 2 SMA, gue drop banget dan ikut remidi-sana remidi-sini gak kelar-kelar. Beda banget sama gue di kelas 1 SMA.. #azik. (Padahal ngejar supaya dapet kelas IPA). Dan di tingkat 2 ini, gue juga mendapat IP terbaik dan juga IP terburuk sepanjang kehidupan perkuliahan gue. Impas.

D'Brasco feat  Pak Yosef P
Balik lagi ke 2B. Di ujung perpisahan kami, kami sempet ngumpul di Plasma dan mengutarakan pendapatnya satu-sama-lain tentang kelas 2B. Saling cerita, saling tukar pikiran, saling mengeluarkan unek-uneknya masing-masing. Jujur, gue kangen berada di kelas ini, kangen sama tertawaan anak-anak 2B. Dan yang kita semua sama-sama tahu, dimanapun kita berada sekarang dan nanti, kita akan sukses dengan caranya masing-masing, dan dengan skenario Tuhan Yang Maha Dahsyat. Walaupun udah gak sama-sama dalam 1 kelas, tapi kita tetap satu keluarga. Dan status keluarga itu adalah status yang gak akan bernah berakhir sampai kapan pun.

(photos source: buku kelas, Rahmat, Tatang)

0 word(s) after:

Post a Comment

 
◄Design by Pocket, BlogBulk Blogger TemplatesBlogger Blog Templates;