14 September 2014

There is a Good in Goodbye

14 September 2014
https://flic.kr/p/KGa1b
Sabang, Biak, Sampit, Rengat, Nabire, Bau-bau, Tobelo, Metro, Riau, Sidoarjo, Tampan, Lampung, Bengkulu, Kolaka, Ruteng, Papua Barat, Bantaeng.

Mungkin tadinya, kata-kata itu tidak memiliki arti sama sekali. Namun, dalam suatu ketika, kata-kata itu dapat memberi arti segala-galanya kepada seseorang. Gue percaya, kalau tiap-tiap manusia yang hidup di dunia ini memiliki jalan masing-masing yang telah ditentukan oleh Tuhan Sang Maha Pencipta. Dan ini adalah salah satu bukti bahwa hal itu nyata, hal itu benar adanya.

Adalah salah, apabila manusia hanya berjalan di tempat. Tidak bergerak maju. Lebih-lebih bergerak mundur. Karena kita, udah punya jalan masing-masing untuk diarungi dengan usaha, ikhtiar, dan doa. Memang kita sudah gak bisa ketemu se-enak-udel-nya, ngajakin nonton serba dadakan sebelum pulang kantor, curi-curi waktu buat makan siang bareng-bareng. Jangankan satu kompleks perkantoran, satu gedung aja belum tentu bisa ketemu satu minggu sekali. Gimana yang terpisah laut, pulau, dan pegunungan? Semoga apa kata orang, "out of sight, out of mind" adalah sebuah mitos semata yang gak bisa dipertanggungjawabkan dan dibuktikan keabsahannya.

Banyak diantara kita yang gak bisa ketemu sebelum perjalanan jauh ini tiba. Atau ketemu, tapi yaa malah gak ada hawa-hawa atau jauh dari kesan-kesan perpisahan ;D. Tapi toh, pada akhirnya suatu saat nanti kita pasti dipertemukan lagi, kan? Apalagi kalau kata Teuku Wisnu dan Shireen Sungkar, "untuk apa kita membuang-buang waktu, dengan kata-kata perpisahan?"

Selamat mengabdi kepada negara ini dengan cara kita masing-masing, jalan kita masing-masing. Mari kita susun pengalaman hebat yang akan kita ceritakan dengan bangga pada anak-cucu kita nanti. Jaga kesehatan. Jaga integritas. See you on top.

0 word(s) after:

Post a Comment

 
◄Design by Pocket, BlogBulk Blogger TemplatesBlogger Blog Templates;